Beberapa Ribu Masyarakat Prancis Demonstrasi Tolak RUU Larangan Merekam Polisi Yang Sedang Bekerja

Beberapa ribu masyarakat prancis demonstrasi tolak RUU larangan merekam polisi yang sedang bekerja. Beberapa ribu orang berunjuk rasa di Paris pada Sabtu, menampik RUU yang akan mengkriminalisasi penebaran photo muka anggota polisi dengan arah supaya mereka terganggu.

Beberapa simpatisan RUU ini menjelaskan petugas polisi dan keluarga mereka perlu pelindungan dari perisakan atau pelecehan baik online dan langsung saat tidak bekerja.

Saat itu, penentang RUU ini menjelaskan RUU ini akan merintangi kebebasan wartawan dalam liputan, dan akan menyulitkan minta pertanggungjawaban polisi bila berlangsung pelanggaran seperti pemakaian kekerasan yang terlalu berlebih – satu kecemasan khalayak yang berkembang akhir-akhir ini. Untuk yang menyalahi, terancam hukuman optimal setahun penjara dan denda 45.000 euro atau sejumlah Rp 750 juta.

Di Alun-Alun Trocadero Square di Paris barat, beberapa aktivis HAM, serikat pekerja dan wartawan mengatakan “Tiap orang pengin merekam polisi!” dan “Kebebasan!”, sesaat polisi dengan diperlengkapi dengan perlengkapan anti huru hara berdiri di seputar alun-alun.

Diambil dari Alarabiya, banyak demonstran yang menggunakan rompi warna jelas, sama seperti yang digunakan anggota pergerakan “Rompi Kuning” yang mengawali gelombang demonstrasi anti-pemerintah 2 tahun kemarin. Sebagian orang bawa plakat yang tertulis “Kami akan menempatkan hp kami bila kalian menempatkan senjata kalian”.

Demonstrasi yang serupa direncakan di beberapa kota yang lain seperti Marseille, Lille, Montpellier, Rennes, Saint-Etienne, dan Nice. Di Paris, polisi bentrokan dengan demonstran diakhir tindakan. Sampai jam 19.45, 23 orang diamankan dan seorang polisi alami cedera enteng, seperti dikatakan kepolisian Paris di Twitter.
Kepala Editor Interograsi situs informasi Mediapart, Edwy Plenel, menjelaskan RUU itu satu lampu hijau atas jeleknya elemen kepolisian. “Mereka yang berkuasa lagi coba menahan warga, wartawan, dan whistleblower mengutarakan kegagagalan negara. Saat ini berlangsung, demokrasi mati,” terangnya.

Selasa lalu, dua wartawan diamankan dalam satu demonstrasi yang berbuntut bentrokan dengan polisi waktu anggota parlemen di Majelis Nasional mulai mengulas RUU itu, yang disokong partainya Presiden Emmanuel Macron dan koalisinya di parlemen.

RUU itu diloloskan ke pengkajian pertama pada Jumat dan bakal ada pengkajian ke-2 pada Selasa. Selanjutnya RUU akan dibawa ke Senat untuk pengkajian selanjutnya saat sebelum ditetapkan jadi UU.

Emmanuel Macron, Awalannya Disanjung Sekarang Dicaci dari Bermacam Segi

Emmanuel Macron, Awalannya Disanjung Sekarang Dicaci dari Bermacam Segi, 7 Mei 2017. Pada hari Minggu yang ceria itu Emmanuel Macron dipilih selaku presiden Prancis paling muda pada umur 39 tahun. Perayaan kemenangan diadakan di muka Piramida di Museum populer Louvre.

Hari itu berasa demikian cepat di tengah-tengah massa yang rayakan kemenangan Emmanuel Macron. Sekitar 66 % pemilih pilih Macron dan sejumlah besar Eropa bernapas lega.

Macron menaklukkan calon beraliran kanan Marine Le Pen di pemilu perputaran ke-2 . Kejadian itu seakan merusak trend figur populis yang menang pemilu di beberapa negara Barat sampai memunculkan gempa politik: dipilihnya Donald Trump selaku presiden AS dan referendum di Inggris pilih pro-Brexit.

Di acara perayaan kemenangan di Museum Louvre itu, masyarakat muslim Prancis turunan Afrika Utara dan beberapa pengungsi Suriah berdansa dan menari bersama banyak pasangan gay dan imigran Afrika. Mereka meneriakkan kalimat penuh keceriaan “Macron, si presiden!”

Macron berjalan di atas pentas kenakan jas hitam dan dasi disertai lagu Ode to Joy, lagu berkebangsaan Uni Eropa, daripada lagu berkebangsaan Prancis La Marseille. Itu ialah lambang. Andaikan Marine Le Pen menang pasti ia tidak sia-siakan waktu untuk selekasnya bawa Prancis keluar dari Uni Eropa.”Silahkan sayangi Prancis,” kata Macron. “Ini hari kalian menang. Prancis menang.”

Pergerakan Jaket Kuning

Untuk malam itu, masyarakat lega atas kekalahan barisan kanan. Walau demikian mereka yang pilih Macron seorang figur sentris, bekas bankir investasi, dan menteri ekonomi di zaman Presiden Francois Hollande, dan kadang dipanggil “populis lembut” tetap berasa perlu siaga.

Hari-hari sesudah hasil pemilu, Rokhaya Diallo, penulis dan aktivis, memberi penglihatannya ke Aljazeera di Paris, “Beberapa simpatisan Le Pen yang kalah sekarang pada kondisi ringkih dan hadapi rintangan ekonomi sampai dapat membuat mereka semakin miskin di bawah kepimpinan Macron. Mereka jadi semakin punyai fakta untuk memberikan dukungan Le Pen. Macron pengin mengambil ketentuan agunan sosial dan perburuhan. Ia bisa banyak hadapi demonstrasi di jalanan.”

Satu tahun sesudah Macron menjadi presiden, pergerakan “jaket kuning” tampil dan mereka tuntut keadilan ekonomi. Diakhir 2019, rangkaian demonstrasi kembali lagi melawan misi ekonomi Macron. Kesempatan ini saran Macron pengin mengubah mekanisme pensiun.

Tidak berhasil dengan kelas karyawan

Terakhir pemerintah Macron dikritik dalam soal pengatasan wabah Covid-19. Sekumpulan penyintas Covid-19 pengin tuntut Pertama Menteri Jean Castex atas peraturan masalah wabah yang menurutnya lebih mengutamakan ekonomi daripada kesehatan warga.

Minggu ini wartawan dan aktivis berunjuk rasa melawan undang-undang yang bila diloloskan akan memberi hukuman beberapa orang yang menebarkan photo muka polisi di sosial media dengan hukuman setahun penjara atau denda USD 53.000 (Rp 752 juta).

“Ia figur yang pandai berkampanye, dapat jual banyak ide dan mimpi. Ia menyaksikan dianya selaku orang cemerlang yang tak pernah hadapi ketidakberhasilan awalnya,” kata Diallo ke Aljazeera saat interviu belakangan ini.

“Tetapi ia tidak berpotensi dalam soal merajut jalinan dengan rakyat. Ia punyai permasalahan dalam soal pahami kebutuhan rakyat dan kesusahan-kesulitan mereka.” “Menangnya menjadi presiden disokong oleh barisan warga kelas menengah, tetapi ia tidak berhasil merajut jalinan dengan kelas karyawan.”

Tanggapan anti-muslim

Dalam beberapa minggu paling akhir, rangkaian demonstrasi mencela Macron tampil di Eropa, Asia, dan Timur tengah.

Beberapa ratus sampai beberapa ribu muslim bereaksi atas tanggapan Macron masalah Islam. Ia pengin mengendalikan bagaimana masyarakat muslim harus jalani kehidupan di Prancis dan usahanya yang bela kartun Nabi Muhammad benar-benar sakiti hati masyarakat muslim.

Sesudah tragedi 16 Oktober yang tewaskan Samuel Paty, seorang guru riwayat yang mati dibunuh karena memperlihatkan kartun Nabi dalam kelasnya, karikatur itu selanjutnya ditampilkan dengan projector pada dinding gedung pemerintah.

“Kita tidak hentikan kartun,” kata Macron dalam peringatan penyemayaman Paty. Di tengah-tengah gelombang protes, Macron dilukiskan selaku figur iblis di koran Iran dan ia dikritik beberapa pimpinan muslim.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebutkan Macron semestinya “dicheck kesehatan moralnya” karena komentarnya masalah Islam dan mengatakan beberapa demonstran boikot beberapa barang produk Prancis.

Terakhir Macron semakin serupa dengan Trump yang memusuhi medium. Ia mempersalahkan medium yang dia anggap “benarkan” kekerasan dalam soal rapuhnya jalinan Prancis dengan masyarakat muslim.

“Saat saya menyaksikan mereka (media berbahasa Inggris) benarkan kekerasan dengan menjelaskan pokok permasalahan di Prancis ialah rasisme dan Islamofobia, menurut saya konsep mereka telah musnah. Jika kalian (media) punyai pertanyaan masalah Prancis, kontak saya.”

Kenapa Ekonomi Vietnam Dapat Tumbuh di Waktu Wabah Covid-19?

Kenapa Ekonomi Vietnam Dapat Tumbuh di Waktu Wabah Covid-19?, Vietnam dipandang sudah meminimalisir imbas jelek karena Covid-19 dan adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang ekonominya akan tumbuh tahun ini. Data terkini Dana Moneter Internasional (IMF) meramalkan ekonomi Vietnam tumbuh 2,4% tahun ini.

IMF beri pujian beberapa langkah yang sudah dikerjakan Vietnam untuk meredam imbas kesehatan dan ekonomi dari Covid-19. Vietnam terdaftar cuman mempunyai 1.288 masalah Covid-19 dan 35 kematian.

Di lain sisi, IMF memprediksi perbaikan perekonomian yang kuat di tahun 2021, dengan perkembangan diprediksikan akan kuat jadi 6,5% yang dipacu normalisasi rutinitas ekonomi lokal dan asing bersambung.

Meskipun kekurangan infrastruktur kesehatan, Vietnam sudah disanjung secara luas sebab perlakuan kesehatan publiknya yang secara cepat mengatur angka penebaran Covid-19. Walau demikian, imbas wabah sudah membuat perkembangan ekonomi yang lebih lamban tahun ini dan bidang pariwisata Vietnam benar-benar terpukul.

Karunia dari Work from Home

Apa yang membuat Vietnam sanggup menahan imbas ekonomi karena wabah. Michael Kokalari, kepala ekonom Vinacapital, satu perusahaan investasi yang fokus pada Vietnam katakan, diantaranya sebab pandemi Covid-19 membuat orang kerja di rumah.

“Beberapa orang sudah beli computer netbook baru atau mereka sudah beli perlengkapan kantor baru, untuk bekerja dan habiskan lebih beberapa waktu di dalam rumah. Nah, beberapa dari produk itu yang dibikin di Vietnam,” terangnya ke BBC.

Export Vietnam ke AS sudah bertambah sejumlah 23% dalam tiga kuartal pertama dibanding dengan masa yang serupa di tahun 2019, dengan export elektronik naik 26%.

Disamping itu, bidang manufacturing Vietnam sudah berkembang cepat sepanjang dasawarsa paling akhir sebab produsen mulai cari lain tempat karena ongkos tenaga kerja di China bertambah.

Perang dagang AS-China yang lagi berjalan sudah membuat China jadi lokasi yang kurang memikat buat berproduksi, dengan beberapa biaya export yang difungsikan.

Banyak perusahaan multinasional mulai bekerja di Vietnam, terhitung beberapa pimpinan tehnologi global seperti Apple dan Samsung. Apple saat ini mempunyai gagasan untuk produksi headset studio Airpods kelas tinggi di Vietnam.

Wabah sudah menggerakkan semakin banyak perusahaan untuk menimbang manufacturing di situ, sebab keperluan untuk menganekaragamkan rantai suplai mereka, kata Kokalari.

“Saat Covid tiba, Anda menduga Anda mempunyai rantai suplai global, dan Anda mendapati jika Anda cuman mempunyai rantai suplai China dan Anda tidak bisa menghasilkan. Nah, itu permasalahan yang semakin lebih menekan dan memacu emosi,” sambungnya.

Donald Trump Pecat Seorang Petinggi Keamanan Sebab Sangkal Ada Manipulasi Pilpres

Donald Trump Pecat Seorang Petinggi Keamanan Sebab Sangkal Ada Manipulasi Pilpres, Presiden AS, Donald Trump mengeluarkan petinggi Departemen Keamanan Dalam Negeri yang menampik claim-nya berkaitan manipulasi pemilih yang semakin makin tambah meluas dalam pilpres awalnya November kemarin.

Trump umumkan pemberhentian itu di Twitter pada Selasa, menjelaskan ia mengeluarkan Direktur Agen Keamanan Cyber dan Keamanan Infrastruktur, Chris Krebs, dan langsung menyangkutkannya ke pengakuan Kreb yang menjelaskan “tidak ada bukti mekanisme penyeleksian apa saja meniadakan atau hilangkan suara, mengganti suara”.

“Pengakuan terkini dari Chris Krebs berkaitan keamanan Pemilu 2020 benar-benar tidak tepat, di mana terdapat ketidakwajaran dan manipulasi masif,” kicau Trump di Twitter saat sebelum mengulang-ulang bermacam konspirasi teori tidak berdasark berkaitan penyeleksian.

“Oleh karenanya, Chris Krebs sudah dihentikan selaku Direktur Agen Keamanan Cyber dan Keamanan Infrastruktur,” sambungnya. Trump ditaklukkan Joe Biden dari Demokrat pada pilpres 3 November. Tetapi hingga saat ini Trump belum ingin berserah dan mengaku kalahnya.

Mendekati penyeleksian, Krebs sering secara sembunyi-sembunyi menentang claim salah yang terus-terusan dilemparkan Trump berkaitan manipulasi surat suara yang dikirimkan melalui pos.

Terakhir, Krebs secara teratur mengupload di Twitter menyentuh claim Trump itu dengan mengikutkan kontrol bukti dari claim dan teori konspirasi yang dilemparkan Trump, konsolidasi dan pendukungnya.

Menurut agen yang dipegang Krebs, lawan asing tidak bisa memengaruhi suara dalam penyeleksian dan Pemilu 2020 ialah “pemilu paling aman dalam riwayat Amerika”.

Pada Selasa pagi, Krebs sampaikan di Twitter, claim kecurangan mekanisme penyeleksian tidak berdasarkan atau secara tehnis tidak koheren. Ia mencuplik satu surat yang diberi tanda tangan 59 ahli pemilu yang menjelaskan “siapa saja yang mengatakan jika pemilu AS ‘dicurangi’ membuat claim yang mengagumkan” dan mengatakan selaku “pengakuan yang mencemaskan”.

Periset Pembuat Vaksin Covid-19 Berharap Kehidupan Normal Kembali lagi Tahun Depan

Periset Pembuat Vaksin Covid-19 Berharap Kehidupan Normal Kembali lagi Tahun Depan, Bila vaksinasi virus corona dikeluarkan secara luas, kehidupan bisa kembali lagi “normal” pada musim dingin kedepan. Begitu dikatakan salah satunya periset yang meningkatkan vaksin virus corona tempo hari.

Ugur Sahin, salah satunya pendiri perusahaan Jerman BioNTech, “musim dingin ini akan berat”, tiada imbas besar dari vaksinasi. Bersama-sama dengan perusahaan farmasi raksasa AS, Pfizer, BioNTech sedang meningkatkan Pembuat Vaksin Covid-19. Israel sudah pesan juta-an unit vaksin, mengharap pengangkutan pertama akan datang di negara itu pada Januari.

“Bila seluruh berjalan mulus, kami mulai akan mengirim vaksin pada tahun akhir ini, atau awalnya tahun depannya,” terang Sahin. “Sasaran kami ialah memberi lebih dari 300 juta jumlah pada April tahun depannya, yang dapat berpengaruh,” sambungnya.

Sahin memprediksi, tingkat infeksi akan turun pada musim panas. Ia menjelaskan vaksinasi benar-benar perlu dikerjakan pada musim luruh. Ia menjelaskan, beberapa perusahaan yang meningkatkan vaksin sedang berusaha tingkatkan suplai.

“Jadi, kami dapat alami musim dingin normal (tahun) selanjutnya,” katanya. Sahin dan istrinya Ozlem Tureci membangun BioNTech di kota Mainz di Jerman barat di tahun 2008. BioNTech saat ini berharga USD 25,8 miliar.

Sesudah mengenali bikin biru vaksin yang prospektif, perusahaan ini merajut kerja sama dengan Pfizer pada Maret. Vaksin yang ditingkatkan ke-2 perusahaan ini disampaikan mempunyai efektifitas lebih dari 90 %. Beberapa negara sudah pesan juta-an jumlah vaksin, salah satunya Israel dan Uni Eropa.

Pada Jumat lalu, Pertama Menteri Israel, Benjamin Netanyahu umumkan Israel sudah tanda-tangani persetujuan dengan Pfizer untuk beli juta-an suntikan vaksin virus corona.

Selaku sisi dari kesepakatan dengan Pfizer, Netanyahu menjelaskan Israel akan terima 8 juta jumlah vaksin, cukup buat 4 juta orang Israel. Netanyahu mengharap Pfizer mulai akan menyuplai vaksin pada Januari, menanti otorisasi dari petinggi kesehatan di Amerika Serikat dan Israel.

Mengenali Robot ‘Mitra’, Team Medis Di India Menangani Pasien Virus Corona

Mengenali Robot ‘Mitra’, Team Medis Di India Menangani Pasien Virus Corona, India memakai robot untuk menolong team klinis dalam menantang Covid-19. Robot yang namanya Partner ini dipakai untuk menyambungkan dokter serta perawat dalam berbicara dengan pasien.

Invento Robotics yang berbasiskan di Bangalore sudah membuat tiga robot untuk melakukan pekerjaan dimulai dari mendisinfeksi permukaan sampai menjawab pertanyaan pasien serta memungkinkannya diskusi video sama dokter. Dari 8 perusahaan yang selama ini sudah diaplikasikan, mode yang terpopuler ialah Partner, yang bermakna rekan dengan bahasa Hindi serta harga seputar USD 10.000 atau sejumlah Rp 142 juta.

Mengenali Robot ‘Mitra’ yang direncanakan memakai teknologi pengenalan muka itu, bisa ingat nama dan muka pasien yang berhubungan dengannya. Partner bisa menelusuri rumah sakit secara berdikari, menolong pasien tersambung dengan keluarga serta dokter lewat camera serta monitor video yang terpasang pada dadanya.

“Partner menjadi perawat atau orang kepercayaan dokter, menolong membaca laporan serta sinyal penting, dan mengingati mereka mengenai agenda penyembuhan,” terang CEO Invento Robotics, Balaji Viswanathan. Viswanathan menambah, robot serupa manusia itu terjebak dengan pasien serta memperoleh keyakinan mereka.

“Ini kemungkinan kedengar tragis tapi kami memakai robot untuk bawa manusia ke rumah sakit,” katanya. Rumah Sakit Yatharth di kota Noida, India utara sudah mengeluarkan dua robot Partner. Mereka tempatkan satu di pintu masuk untuk memfilter pasien dari tanda-tanda virus corona serta yang lain di unit perawatan intens.

“Dalam ICU kami, Partner menolong pasien tersambung dengan keluarga mereka lewat aliran video serta meluluskan keluarga pasien untuk menyaksikan ke dalam,” terang direktur rumah sakit, Kapil Tyagi. “Pasien berasa suka serta positif setiap saat robot berkunjung mereka, serta mereka kerap berpose selfie dengan Partner,” sambungnya.

Dibuat Sepasang Suami Istri

Viswanathan serta istrinya, Mahalakshmi Radhakrushnun berpindah ke Bangalore pada 2016 dari Boston AS, di mana Viswanathan sedang mengakhiri gelar PhD dalam hubungan robot manusia serta Radhakrushnan bekerja di bagian manufacturing.

Mereka pengin menyatukan pengalaman mereka untuk membuat robot yang tingkatkan perawatan pasien di dalam rumah sakit serta rumah perawatan, tetapi mereka bekerja keras mendapati konsumen setia. Mereka mulai menyuplai robot ke bank, terhitung HDFC (HDB) India serta Standar Chartered (SCBFF) di Qatar dengan robot yang bisa mengenali pengunjung, cetak ticket, serta terima operan balik konsumen setia.

“2 tahun lalu, sedikit ketertarikan disamping perawatan kesehatan, waktu virus corona menyerbu, rumah sakit pada akhirnya pahami apa yang kita bahas,” terangnya.

Penuh Rintangan

Viswanathan menjelaskan, menghasilkan robot di periode wabah sebuah rintangan. Milagrow Robotics mempunyai specialistasi membuat robot pencuci rumah, tapi sudah mengeluarkan lima robot pencuci humanoid ke rumah sakit India sepanjang wabah.

Sesaat Asimov Robotics yang berbasiskan di Kerala sudah membuat robot untuk keluarkan obat serta bersihkan pasien. India mempunyai lebih dari 8 juta masalah virus corona, serta lebih dari 120.000 kematian. Sekarang Rumah sakit sudah berusaha untuk menanganinya, serta Invento bukan salah satu perusahaan robotika yang menolong.

Brasil Perkenankan Sinovac Teruskan Tes Coba Vaksin Covid-19

Brasil Perkenankan Sinovac Teruskan Tes Coba Vaksin Covid-19, Regulator kesehatan Brasil Anvisa di hari Rabu meluluskan diawalinya kembali lagi tes medis step akhir vaksin Sinovac bikinan China, yang sudah dibatalkan sebab kematian subyek riset yang tercatat di Sao Paulo selaku masalah bunuh diri.

Institut klinis Brasil, Butantan menjelaskan dalam satu pengakuan jika faksinya akan mengawali lagi eksperimen pada Rabu malam. Vaksin Covid-19 Begitu seperti diambil Reuters.

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, seorang pengkritik lama China yang tiada landasan menampik vaksin Sinovac sebab kurang integritas, beri pujian penundaan hari Senin selaku kemenangan individu.

Bolsonaro memperjelas, bagaimana juga, pada Rabu malam jika pemerintahnya akan beli vaksin apa saja yang disepakati oleh Anvisa serta Kementerian Kesehatan, yang selanjutnya bisa meliputi vaksin Sinovac, bila disepakati.

Keputusan untuk membatalkan eksperimen – satu dari tiga studi besar step akhir Sinovac – dinilai oleh pelaksana eksperimen, yang menjelaskan jika cara barusan mengagetkan mereka serta tak perlu hentikan studi sebab kematian tidak ada hubungan dengan vaksin.

Penundaan itu makin kobarkan kemelut di antara Bolsonaro serta Gubernur Sao Paulo Joao Doria, yang sudah memasangkan tekad politiknya pada vaksin China yang dia targetkan untuk dikeluarkan di negara bagiannya di awal Januari, tanpa atau dengan tunjangan pemerintah federasi.

Anvisa, dalam pengakuannya di hari Rabu, menjelaskan info awalnya yang diterimanya mengenai masalah itu, yang mengakibatkan penundaan, tidak komplet serta tidak mempunyai pemicu “peristiwa jelek yang kronis”. Dia dengan keras menangkis asumsi jika keputusan itu kemungkinan memiliki motif politik.

“Sesudah menilai data baru yang dihidangkan oleh sponsor, Anvisa pahami jika itu mempunyai fakta yang cukup buat memungkinkannya diawalinya kembali lagi vaksinasi,” kata tubuh itu.

“Penting untuk diklarifikasi jika penundaan tidak selamanya bermakna jika produk yang diselidik tidak tawarkan kualitas, keamanan, atau kemanjuran,” lebih Anvisa.

Sinovac, dalam satu pengakuan menjelaskan, “Kami percaya dengan keamanan vaksin, seutuhnya pahami serta menghargakan pemantauan ketat Anvisa serta diawalinya kembali lagi studi medis on time.”

Brasil mempunyai salah satunya pandemi Covid-19 terjelek di dunia, dengan lebih dari 5,7 juta masalah yang diverifikasi serta 163.000 kematian berkaitan dengan penyakit yang berasal dari virus korona baru. Bolsonaro mendapatkan hujatan sebab terus-terusan menghentikan virus serta resikonya.

Di hari Selasa, Bolsonaro menjelaskan orang Brasil “harus stop jadi banci. Kita akan mati satu hari kelak,” katanya mengarah pada pandemi virus corona.

Rusia Claim Efektifitas Vaksin Covid-19 Sputnik V Raih 92 %

Rusia Claim Efektifitas Vaksin Covid-19 Sputnik V Raih 92 %, Vaksin Rusia, Sputnik V diklaim mempunyai efektifitas 92 % membuat perlindungan orang dari Covid-19, menurut hasil eksperimen sebentar.

Hasil ini tampil susul data yang dikeluarkan pada Senin oleh Pfizer Inc serta BioNTech, yang menjelaskan jika suntikan vaksin mereka mempunyai efektifitas lebih dari 90 %.

Hasilnya didasari pada data dari 16.000 peserta eksperimen pertama yang terima ke-2 suntikan vaksin dua jumlah. “Kami memperlihatkan, berdasar data, jika kami mempunyai vaksin yang paling efisien,” claim kepala RDIF, Kirill Dmitriev.

Apa yang disebutkan eksperimen Babak III berjalan di 29 klinik di semua Moskow serta akan menyertakan 40.000 relawan secara keseluruhan, dengan seperempat terima suntikan plasebo.

RDIF menjelaskan, peluang terjangkit Covid-19 ialah 92 % lebih rendah antara orang yang divaksinasi dengan Sputnik V dibanding mereka yang terima plasebo Hasil itu jauh di atas tingkat efektifitas 50 % untuk vaksin Covid-19 yang diputuskan Tubuh Pengawas Obat serta Makanan AS (FDA).

RDIF menjelaskan data dari riset itu akan diedarkan dalam jurnal klinis terpenting sesudah pantauan sepekerjaan. Hasil eksperimen step awalnya Rusia dilihat sepekerjaan serta diedarkan di bulan September di jurnal klinis The Lancet.

Desakan Politik

Sesaat beberapa pakar menjelaskan data Rusia menggerakkan serta perkuat ide wabah bisa disetop dengan vaksin, mereka mengingatkan hasilnya cuman berdasar sebagian kecil relawan eksperimen yang terjangkit Covid-19.

Riset dikerjakan sesudah 20 peserta terkena virus serta mengecek seberapa banyak yang terima vaksin versi plasebo. Srcara berarti lebih rendah dari 94 infeksi dalam eksperimen vaksin yang ditingkatkan oleh Pfizer serta BioNTech.

“Saya beranggapan ada desakan politik sesudah tayangan jurnalis dari Pfizer serta BioNTech awal minggu ini untuk menyamai data dengan data mereka sendiri,” terang Wakil Direktur Institut Virologi Kampus Mainz, Bodo Plachter.

“Apa yang raib untuk sekarang ini ialah riset signifikansi statistik,” sambungnya, diambil dari France 24. Untuk pastikan tingkat kemanjuran vaksinnya, Pfizer menjelaskan akan meneruskan eksperimen sampai ada 164 masalah Covid-19.

Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang memberikan dukungan peningkatan Sputnik V, menjelaskan eksperimen akan bersambung sepanjang enam bulan.

Alexander Gintsburg, direktur Institut Gamaleya yang meningkatkan vaksin, menjelaskan hasil sesaat memperlihatkan jika Sputnik V efisien serta vaksinasi massal akan dikeluarkan di Rusia dalam beberapa minggu kedepan.

Bukan Pertandingan

Beberapa pakar menjelaskan, info mengenai design eksperimen Rusia itu sangat jarang hingga susah untuk menerjemahkan datanya. Beberapa periset sudah mengatakan kedukaan mengenai kecepatan vaksin Rusia, mengeluarkan vaksinasi massal saat sebelum eksperimen penuh untuk mengetes keamanan serta kemanjurannya usai.

“Ini bukanlah pertandingan. Kami memerlukan seluruh eksperimen untuk dikerjakan dengan standard setinggi kemungkinan serta penting jika persyaratan yang sudah diputuskan awalnya untuk meniadakan data eksperimen dipatuhi untuk menghindar ambil data yang tidak tepat,” terang profesor imunologi serta penyakit Kampus Edinburgh, Eleanor Riley.

“Apa saja yang kurang dari ini beresiko kehilangan keyakinan khalayak kesemua vaksin, yang bisa menjadi musibah.” Beberapa pakar menjelaskan jika seperti hasil Pfizer, belum terang berapakah lama kebal akan bertahan sesudah disuntik vaksin Rusia, atau berapa efektif vaksin itu untuk barisan umur yang lain.

“Kami tentu saja memerlukan penilaian periode panjang untuk memikat simpulan yang benar mengenai kemanjuran serta efek. Hal sama berlaku untuk nomor Pfizer serta BioNTech,” kata Plachter di Mainz.

Makna Kemenangan Joe Biden Untuk Dunia

Makna Kemenangan Joe Biden Untuk Dunia, Selama saat empat tahun Donald Trump memegang selaku Presiden Amerika Serikat (AS), jalinan AS dengan dunia berbeda cukup mencolok. Sekarang, sesudah kemenangan Joe Biden, diprediksikan jalinan AS dengan beberapa negara akan berbeda. Diambil dari situs BBC, berikut makna kemenangan Joe Biden untuk beberapa negara di dunia:

China

Jalinan AS dengan China lebih buruk dalam beberapa bulan akhir sesudah Trump mempersalahkan China atas wabah virus corona.

Beberapa riset memiliki pendapat pimpinan China saat ini kemungkinan sembunyi-sembunyi berasa sedih atas kemenangan Biden. Bukan lantaran mereka mencintai Trump, tapi sebab empat tahun kembali ia di Gedung Putih, dampak AS akan menurun. Mengadu domba dalam negeri, terisolasi di luar negeri – untuk Beijing, Trump nampaknya adalah perwujudan yang sudah lama ditunggukan serta diinginkan akan pengurangan kemampuan AS.

China kemungkinan coba cari keuntungan dalam Kemenangan Joe Biden untuk bekerja bersama dalam permasalahan besar seperti perombakan cuaca. Tapi ia janji untuk membenahi koalisi Amerika, yang kemungkinan bisa dibuktikan semakin lebih efisien dalam batasi tekad negara adidaya China dibanding pendekatan Trump sendiri.

Serta kemenangan Biden tawarkan rintangan lain untuk metode China yang tidak mempunyai kendalian demokratis. Jauh dari pengurangan nilai-nilai Amerika, pengalihan kekuasaan tersebut ialah bukti jika nilai-nilai itu bertahan.

India

India sudah lama jadi partner penting untuk AS, serta hari esok jalinan India serta AS diprediksikan tidak banyak berbeda. India tetap jadi sekutu penting dalam taktik Indo-Pasifik Amerika untuk batasi kebangunan China, serta dalam melawan terorisme global.

Kabarnya, chemistry individu di antara Biden serta Pertama Menteri India Narendra Modi dapat lebih susah diprediksikan. Trump mengendalikan diri tidak untuk mengomentari peraturan lokal polemis Modi – yang menurut beberapa orang mendiskriminasi Muslim di negara itu.

Sesaat Biden semakin lebih terang-terangan. Situs kampanyenya mengatakan pemulihan hak untuk seluruh orang di Kashmir, serta mengomentari Daftar Masyarakat Nasional (NRC) serta Undang-Undang Amandemen Kewarganegaraan (CAA) dua undang-undang yang memacu protes massal. Wakil Presiden dipilih Kamala Harris mempunyai darah India, yang melawan beberapa peraturan pemerintahan nasionalis Hindu.

Korea Utara

Peluang Kim Jong-un cenderung pilih Trump memegang empat tahun kembali. Ke-2 nya sempat berjumpa 2x, tatap muka dua pimpinan negara yang tidak pernah berlangsung awalnya. Tetapi tatap muka monumental itu tidak dibarengi hasil berarti.

Tidak ada faksi yang memperoleh apa yang mereka harapkan dari pembicaraan ini: Korea Utara lagi membuat persenjataan nuklirnya serta AS lagi menetapkan sangsi keras.

Kebalikannya, Joe Biden tuntut Korea Utara memperlihatkan kesediaannya untuk tinggalkan program senjata nuklirnya saat sebelum ia melangsungkan tatap muka dengan Kim Jong Un. Banyak riset yakin jika terkecuali team Biden mengawali perbincangan dengan Pyongyang sejak awal kali, menghangatnya jalinan ke-2 negara dapat kembali lagi berlangsung.

Kim kemungkinan pengin mengundang perhatian Washington dengan kembali lagi lakukan eksperimen rudal jarak jauh, tapi ia tidak mau tingkatkan kemelut supaya tidak terserang sangsi yang lebih berat kembali.

Korea Selatan sudah mengingatkan Korea Utara tidak untuk ambil jalan provokatif. Seoul kemungkinan terkadang kesusahan untuk bermasalah dengan Donald Trump – tapi Presiden Moon ingin akhiri perang 70 tahun di semenanjung Korea serta ia beri pujian Trump sebab mempunyai “keberanian” untuk berjumpa dengan Kim. Korea Selatan akan memantau dengan jeli tiap sinyal jika Biden siap lakukan hal sama.

Inggris

Mereka tidak nampak selaku sekutu alami: Joe Biden, Demokrat eksper, serta Boris Johnson, Brexiteer yang berlebihan.

Dalam menyaksikan bagaimana jalinan hari esok ke-2 pimpinan dapat berjalan, sebaiknya menimbang masa lampau. Terutamanya pada 2016, saat Trump benar-benar pemilihan presiden serta Inggris pilih untuk tinggalkan UE. Baik Joe Biden serta bosnya waktu itu, Barack Obama, tidak rahasiakan jika mereka lebih senang hasil lainnya di Brexit.

Manuver pemerintahan Inggris belakangan ini berkenaan dengan Brexit tidak berjalan baik dengan beberapa simpatisan penting Demokrat serta lobi Irlandia, terhitung presiden dipilih AS. Biden menjelaskan ia tidak biarkan perdamaian di Irlandia Utara jadi “korban Brexit” bila dipilih – mengatakan jika tiap persetujuan perdagangan AS-Inggris di hari esok akan tergantung pada penghormatan pada Kesepakatan Jumat Agung.

Trump sempat menyebutkan Boris Johnson “Britain Trump”. Biden nampaknya setuju, sempat disampaikan memvisualisasikan Johnson selaku “tiruan fisik serta emosional” Trump. Jadi mungkin Joe Biden awalannya lebih semangat untuk bicara dengan Brussel, Berlin atau Paris dibanding London. “Jalinan spesial” ini kemungkinan akan alami pengurangan rangking.

Tetapi, ke-2 pimpinan ini kemungkinan belum mendapati kecocokan. Ke-2 negara yang mereka memimpin, bagaimanapun, mempunyai jalinan diplomatik yang telah berjalan lama serta dalam – tidak kecuali di bagian keamanan serta intelijen.

Rusia

Joe Biden belakangan ini menyebutkan Rusia selaku “teror paling besar” untuk Amerika, yang didengar jelas dan keras di Moskow.

Kremlin mempunyai daya ingat yang panjang. Pada 2011, Wakil Presiden Biden disampaikan menjelaskan bila ia ialah Vladimir Putin, ia tidak mencalonkan diri kembali selaku presiden: itu akan berpengaruh jelek untuk negara serta dirinya. Presiden Putin tidak lupakan itu.

Biden serta Putin bukan pasangan yang pas di surga geo-politik. Moskow cemas kepresidenan Biden akan bermakna semakin banyak desakan serta lebih banyak sangsi dari Washington.

Beberapa pemerhati Rusia memprediksi pemerintah Biden, minimal, semakin lebih bisa diprediksikan dibanding Trump. Ini kemungkinan membuat lebih gampang untuk capai persetujuan mengenai beberapa masalah menekan, seperti New Start – kesepakatan penting pengurangan senjata nuklir AS-Rusia yang akan usai Februari kedepan.

Moskow pengin keluar dari zaman Trump serta coba membuat jalinan kerja dengan Gedung Putih yang baru. Tetapi tidak ada agunan berhasil.

Jerman

Jerman akan menghela napas lega berdasar hasil ini. Cuman 10 % orang Jerman yang memercayai Presiden Trump pada peraturan luar negeri, menurut Pew Research Center. Presiden Trump ditunjuk merongrong perdagangan bebas serta membedah lembaga multinasional yang dihandalkan Jerman secara ekonomi.

Perseteruannya dengan China sudah mengguncangkan exportir Jerman serta Trump mempunyai jalinan yang buruk sekali dengan Peluangelir Angela Merkel. Politisi serta pemilih Jerman dikejuti oleh stylenya yang kasar, pendekatannya yang tidak konservatif pada bukti, serta biasanya menyerbu industri mobil Jerman.

Meski begitu, AS ialah partner dagang paling besar Jerman serta jalinan transatlantik penting untuk keamanan Eropa. Ketidaksamaan peraturan penting di antara Washington serta Berlin tidak raib di bawah kepresidenan Biden. Tapi Berlin mengharap bisa bekerja dengan presiden yang menghargakan kerja sama multilateral.

Iran

Beberapa minggu saat sebelum pemilihan presiden, Presiden Trump menjelaskan dengan cukup percaya diri jika demikian dipilih kembali lagi, panggilan telephone pertama yang ia terima akan berawal dari beberapa pimpinan Iran yang minta untuk bertransaksi.

Panggilan telephone ke Trump – bila ia menang – tidak pernah berlangsung. Perundingan dengan pemerintah Trump mustahil dikerjakan untuk Iran; itu akan malu-maluin.

Di bawah Presiden Trump, sangsi AS serta peraturan desakan maksimal sudah membuat ekonomi Iran terbuncang. Trump memikat diri dari persetujuan nuklir. Tambah jelek kembali, ia memerintah pembunuhan Jenderal Qassim Sulaimani. Pembalasan sakit hati atas pembunuhan Sulaimani masih jadi jadwal penting barisan garis keras.

Dipilihnya Joe Biden membuat perundingan dengan pemerintahan AS semakin lebih gampang untuk Iran. Biden menjelaskan pengin memakai diplomasi serta kembali pada persetujuan nuklir dengan Iran.

Israel

Presiden Trump kuasai dua kutub Timur tengah. Ia usaha memberikan penghargaan serta mengkonsolidasikan sekutu regional tradisionil Amerika, sekalian menutup musuh-musuhnya di Teheran.

Presiden dipilih Biden akan berusaha untuk mengganti peraturan AS di Timur tengah, dengan pendekatan waktu ia masih memegang wakil presidennya Barack Obama: Kurangi kampanye “desakan maksimal” Trump pada Iran serta tergabung kembali lagi dengan persetujuan nuklir 2015 yang ditinggal oleh Gedung Putih 2 tahun kemarin.

Potensial itu membuat takut Israel serta beberapa negara Teluk seperti Arab Saudi serta UEA. Seorang menteri Israel menjelaskan dalam menyikapi peluang kemenangan Biden jika peraturan itu akan usai dengan “konfrontasi Israel-Iran yang kejam, sebab kami akan diminta untuk melakukan tindakan”.

Hasilnya secara menegangkan geser pendekatan AS pada perselisihan Israel-Palestina. Gagasan Trump dilihat benar-benar memberikan keuntungan Israel serta memberikannya peluang untuk mencaplok sisi Pinggir Barat yang ditempati. Itu dibatalkan untuk persetujuan monumental untuk membuat jalinan di antara Israel serta beberapa negara Arab.

Dorongan untuk “normalisasi” regional peluang tetap akan bersambung di bawah Biden, tapi ia kemungkinan coba perlambat pemasaran senjata AS yang polemis ke Teluk serta peluang akan cari semakin banyak konsesi Israel. Aneksasi saat ini nampaknya terang tidak diulas serta Biden akan berkeberatan dengan pembangunan permukiman Israel selanjutnya.

Jalan keluar dua negara akan kembali lagi digaungkan, tapi kesempatan untuk membuat beberapa perkembangan dalam proses perdamaian Israel-Palestina yang nyaris mati itu nampak tipis.

Beberapa Pimpinan Dunia Sekutu Dekat AS Katakan Selamat Untuk Joe Biden

Beberapa Pimpinan Dunia Sekutu Dekat AS Katakan Selamat Untuk Joe Biden, Kemenangan Joe Biden selaku Presiden Amerika Serikat dipilih disongsong baik dengan perkataan selamat bahkan juga penawaran kerja sama oleh beberapa pimpinan dunia yang disebut sekutu AS.

“Saya menunggu kerja sama di hari esok dengan Presiden Biden, pertemanan transatlantik kita tidak terpindahkan bila kita pengin kuasai rintangan besar di era kita,” sebut Peluangelir Jerman Angela Merkel dalam satu pengakuan di Twitter, diambil dari Reuters.

Pertama Menteri Kanada Justin Trudeau menjelaskan, ia mengharap untuk menangani “rintangan paling besar dunia” dengan pemerintah baru terhitung perombakan cuaca, permasalahan yang dipermasalahkan oleh beberapa negara dengan Trump.

Pertama Menteri Inggris, Boris Johnson yang mempunyai jalinan baik dengan Trump, mengusung topik perombakan cuaca dalam memberikan selamat ke Biden.

“AS ialah sekutu paling penting kita serta saya mengharap bisa bekerja bersama secara kuat dalam fokus bersama kita, dari perombakan cuaca sampai perdagangan serta keamanan.”

Amerika sudah pilih Presiden mereka, banyak yang perlu kita kerjakan untuk menangani rintangan ini hari, silahkan bekerja bersama!” Presiden Prancis Emmanuel Macron tweeted.

Irlandia serta India ikut berbahagia serta menyampaikan selamat untuk dipilihnya Joe Biden serta pasangannya Kamala Haris.

“Irlandia senang dengan dipilihnya Joe Biden, sama dengan kami senang dengan seluruh angkatan wanita serta pria Irlandia dan leluhur mereka yang usaha keras serta kejeniusannya sudah membuat bertambah keberagaman yang perkuat Amerika,” terang Pertama Menteri Micheal Martin dalam satu pengakuan.

“Keberhasilan Anda benar-benar bermakna serta adalah kebanggaan yang besar sekali bukan hanya untuk beberapa anak Anda, dan juga untuk semuanya orang India-Amerika,” catat Modi, memakai bahasa Tamil untuk panggilan “bibi” yang dipakai Harris saat ia penyalonannya selaku calon wakil presiden.

Teror Untuk Sayap Kanan

Mesir, salah satunya sekutu paling besar Washington di Timur tengah, memberikan selamat ke Biden, seperti Lebanon, yang mempunyai jalinan yang buruk sekali dengan Amerika Serikat.

Saat itu, wakil perdana mentri sayap kiri Spanyol Pablo Iglesias malah menjelaskan kekalahan Trump akan membuat sayap kanan menurun di penjuru dunia.

“Trump ditegaskan kalah dalam penyeleksian, ini ialah berita baik untuk planet ini, sebab sayap kanan global kehilangan asset politik paling kuatnya,” kata Iglesias.