Gerindra Tunggu Kebijakan Presiden Jokowi Masalah Pengganti Edhy Prabowo

Gerindra Tunggu Kebijakan Presiden Jokowi Masalah Pengganti Edhy Prabowo

Gerindra tunggu kebijakan Presiden Jokowi masalah pengganti Edhy Prabowo, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, faksinya belum berbicara alternatif Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Ia mengutarakan, Gerindra tidak ikut serta kebijakan Presiden Joko Widodo yang akan mempersiapkan alternatif Edhy sebab terlilit masalah suap export benih lobster.

“Jika selaku menteri itu hak prerogatif presiden. Kami dari partai Gerindra tidak menambahi kita nantikan saja bagaimana peraturan presiden,” ucapnya di DPR.

Selanjutnya, Dasco menjelaskan Gerindra belum berbicara dengan Presiden Jokowi berkenaan alternatif Edhy, mendapatkan berita dari istana juga belum. “Kita belum berbicara atau mendapatkan berita mengenai itu,” sebut Wakil Ketua DPR RI

Sesaat menurut pemerhati politik Ujang Komarudin, ada beberapa figur Gerindra yang pas gantikan Edhy. Tetapi seluruhnya bergantung pada Prabowo.

Kader Gerindra itu salah satunya ialah Sufmi Dasco Ahmad, Fadli Zon, sampai Sandiaga Uno. Ujang memandang, selaku loyalitas rekonsiliasi bangku menteri yang ditinggal Edhy semestinya masih punya Gerindra. “Bila kader Gerindra kembali, ada FZ, Dasco, Kode, atau lainnya. Seluruh bergantung Prabowo yang acc,” terangnya.

Awalnya, Edhy Prabowo mengatakan mundur selaku Wakil Ketua Umum Partai Gerindra habis diputuskan terdakwa suap pengurusan export benih lobster. Ia mohon maaf ke keluarga besar Partai Gerindra atas tindakan yang dikerjakan.

“Saya minta maaf ke keluarga besar partai saya. Bersama ini saya memundurkan diri selaku Wakil Ketua Umum dan memundurkan diri, tidak akan memegang selaku menteri dan prosesnya berjalan,” kata Edhy di gedung Merah Putih KPK.

Edhy memohonmaafkepada warga Indonesia, terutamanya warga yang beroperasi di sektor perikanan dan kelautan. Ia mengatakan siap bertanggung jawab penuh dan tidak lari proses dari hukum masalah suap di KPK. “Saya akan bertanggung jawab penuh dan saya mengadapi dengan jiwa besar,” keras Edhy

Edhy Prabowo diputuskan terdakwa masalah pengurusan export benih lobster oleh Komisi Pemberantas Korupsi. Kecuali Edhy,KPK memutuskan 6 terdakwa lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *