Mengenali Robot ‘Mitra’, Team Medis Di India Menangani Pasien Virus Corona

Mengenali Robot ‘Mitra’, Team Medis Di India Menangani Pasien Virus Corona, India memakai robot untuk menolong team klinis dalam menantang Covid-19. Robot yang namanya Partner ini dipakai untuk menyambungkan dokter serta perawat dalam berbicara dengan pasien.

Invento Robotics yang berbasiskan di Bangalore sudah membuat tiga robot untuk melakukan pekerjaan dimulai dari mendisinfeksi permukaan sampai menjawab pertanyaan pasien serta memungkinkannya diskusi video sama dokter. Dari 8 perusahaan yang selama ini sudah diaplikasikan, mode yang terpopuler ialah Partner, yang bermakna rekan dengan bahasa Hindi serta harga seputar USD 10.000 atau sejumlah Rp 142 juta.

Mengenali Robot ‘Mitra’ yang direncanakan memakai teknologi pengenalan muka itu, bisa ingat nama dan muka pasien yang berhubungan dengannya. Partner bisa menelusuri rumah sakit secara berdikari, menolong pasien tersambung dengan keluarga serta dokter lewat camera serta monitor video yang terpasang pada dadanya.

“Partner menjadi perawat atau orang kepercayaan dokter, menolong membaca laporan serta sinyal penting, dan mengingati mereka mengenai agenda penyembuhan,” terang CEO Invento Robotics, Balaji Viswanathan. Viswanathan menambah, robot serupa manusia itu terjebak dengan pasien serta memperoleh keyakinan mereka.

“Ini kemungkinan kedengar tragis tapi kami memakai robot untuk bawa manusia ke rumah sakit,” katanya. Rumah Sakit Yatharth di kota Noida, India utara sudah mengeluarkan dua robot Partner. Mereka tempatkan satu di pintu masuk untuk memfilter pasien dari tanda-tanda virus corona serta yang lain di unit perawatan intens.

“Dalam ICU kami, Partner menolong pasien tersambung dengan keluarga mereka lewat aliran video serta meluluskan keluarga pasien untuk menyaksikan ke dalam,” terang direktur rumah sakit, Kapil Tyagi. “Pasien berasa suka serta positif setiap saat robot berkunjung mereka, serta mereka kerap berpose selfie dengan Partner,” sambungnya.

Dibuat Sepasang Suami Istri

Viswanathan serta istrinya, Mahalakshmi Radhakrushnun berpindah ke Bangalore pada 2016 dari Boston AS, di mana Viswanathan sedang mengakhiri gelar PhD dalam hubungan robot manusia serta Radhakrushnan bekerja di bagian manufacturing.

Mereka pengin menyatukan pengalaman mereka untuk membuat robot yang tingkatkan perawatan pasien di dalam rumah sakit serta rumah perawatan, tetapi mereka bekerja keras mendapati konsumen setia. Mereka mulai menyuplai robot ke bank, terhitung HDFC (HDB) India serta Standar Chartered (SCBFF) di Qatar dengan robot yang bisa mengenali pengunjung, cetak ticket, serta terima operan balik konsumen setia.

“2 tahun lalu, sedikit ketertarikan disamping perawatan kesehatan, waktu virus corona menyerbu, rumah sakit pada akhirnya pahami apa yang kita bahas,” terangnya.

Penuh Rintangan

Viswanathan menjelaskan, menghasilkan robot di periode wabah sebuah rintangan. Milagrow Robotics mempunyai specialistasi membuat robot pencuci rumah, tapi sudah mengeluarkan lima robot pencuci humanoid ke rumah sakit India sepanjang wabah.

Sesaat Asimov Robotics yang berbasiskan di Kerala sudah membuat robot untuk keluarkan obat serta bersihkan pasien. India mempunyai lebih dari 8 juta masalah virus corona, serta lebih dari 120.000 kematian. Sekarang Rumah sakit sudah berusaha untuk menanganinya, serta Invento bukan salah satu perusahaan robotika yang menolong.

Brasil Perkenankan Sinovac Teruskan Tes Coba Vaksin Covid-19

Brasil Perkenankan Sinovac Teruskan Tes Coba Vaksin Covid-19, Regulator kesehatan Brasil Anvisa di hari Rabu meluluskan diawalinya kembali lagi tes medis step akhir vaksin Sinovac bikinan China, yang sudah dibatalkan sebab kematian subyek riset yang tercatat di Sao Paulo selaku masalah bunuh diri.

Institut klinis Brasil, Butantan menjelaskan dalam satu pengakuan jika faksinya akan mengawali lagi eksperimen pada Rabu malam. Vaksin Covid-19 Begitu seperti diambil Reuters.

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, seorang pengkritik lama China yang tiada landasan menampik vaksin Sinovac sebab kurang integritas, beri pujian penundaan hari Senin selaku kemenangan individu.

Bolsonaro memperjelas, bagaimana juga, pada Rabu malam jika pemerintahnya akan beli vaksin apa saja yang disepakati oleh Anvisa serta Kementerian Kesehatan, yang selanjutnya bisa meliputi vaksin Sinovac, bila disepakati.

Keputusan untuk membatalkan eksperimen – satu dari tiga studi besar step akhir Sinovac – dinilai oleh pelaksana eksperimen, yang menjelaskan jika cara barusan mengagetkan mereka serta tak perlu hentikan studi sebab kematian tidak ada hubungan dengan vaksin.

Penundaan itu makin kobarkan kemelut di antara Bolsonaro serta Gubernur Sao Paulo Joao Doria, yang sudah memasangkan tekad politiknya pada vaksin China yang dia targetkan untuk dikeluarkan di negara bagiannya di awal Januari, tanpa atau dengan tunjangan pemerintah federasi.

Anvisa, dalam pengakuannya di hari Rabu, menjelaskan info awalnya yang diterimanya mengenai masalah itu, yang mengakibatkan penundaan, tidak komplet serta tidak mempunyai pemicu “peristiwa jelek yang kronis”. Dia dengan keras menangkis asumsi jika keputusan itu kemungkinan memiliki motif politik.

“Sesudah menilai data baru yang dihidangkan oleh sponsor, Anvisa pahami jika itu mempunyai fakta yang cukup buat memungkinkannya diawalinya kembali lagi vaksinasi,” kata tubuh itu.

“Penting untuk diklarifikasi jika penundaan tidak selamanya bermakna jika produk yang diselidik tidak tawarkan kualitas, keamanan, atau kemanjuran,” lebih Anvisa.

Sinovac, dalam satu pengakuan menjelaskan, “Kami percaya dengan keamanan vaksin, seutuhnya pahami serta menghargakan pemantauan ketat Anvisa serta diawalinya kembali lagi studi medis on time.”

Brasil mempunyai salah satunya pandemi Covid-19 terjelek di dunia, dengan lebih dari 5,7 juta masalah yang diverifikasi serta 163.000 kematian berkaitan dengan penyakit yang berasal dari virus korona baru. Bolsonaro mendapatkan hujatan sebab terus-terusan menghentikan virus serta resikonya.

Di hari Selasa, Bolsonaro menjelaskan orang Brasil “harus stop jadi banci. Kita akan mati satu hari kelak,” katanya mengarah pada pandemi virus corona.

Rusia Claim Efektifitas Vaksin Covid-19 Sputnik V Raih 92 %

Rusia Claim Efektifitas Vaksin Covid-19 Sputnik V Raih 92 %, Vaksin Rusia, Sputnik V diklaim mempunyai efektifitas 92 % membuat perlindungan orang dari Covid-19, menurut hasil eksperimen sebentar.

Hasil ini tampil susul data yang dikeluarkan pada Senin oleh Pfizer Inc serta BioNTech, yang menjelaskan jika suntikan vaksin mereka mempunyai efektifitas lebih dari 90 %.

Hasilnya didasari pada data dari 16.000 peserta eksperimen pertama yang terima ke-2 suntikan vaksin dua jumlah. “Kami memperlihatkan, berdasar data, jika kami mempunyai vaksin yang paling efisien,” claim kepala RDIF, Kirill Dmitriev.

Apa yang disebutkan eksperimen Babak III berjalan di 29 klinik di semua Moskow serta akan menyertakan 40.000 relawan secara keseluruhan, dengan seperempat terima suntikan plasebo.

RDIF menjelaskan, peluang terjangkit Covid-19 ialah 92 % lebih rendah antara orang yang divaksinasi dengan Sputnik V dibanding mereka yang terima plasebo Hasil itu jauh di atas tingkat efektifitas 50 % untuk vaksin Covid-19 yang diputuskan Tubuh Pengawas Obat serta Makanan AS (FDA).

RDIF menjelaskan data dari riset itu akan diedarkan dalam jurnal klinis terpenting sesudah pantauan sepekerjaan. Hasil eksperimen step awalnya Rusia dilihat sepekerjaan serta diedarkan di bulan September di jurnal klinis The Lancet.

Desakan Politik

Sesaat beberapa pakar menjelaskan data Rusia menggerakkan serta perkuat ide wabah bisa disetop dengan vaksin, mereka mengingatkan hasilnya cuman berdasar sebagian kecil relawan eksperimen yang terjangkit Covid-19.

Riset dikerjakan sesudah 20 peserta terkena virus serta mengecek seberapa banyak yang terima vaksin versi plasebo. Srcara berarti lebih rendah dari 94 infeksi dalam eksperimen vaksin yang ditingkatkan oleh Pfizer serta BioNTech.

“Saya beranggapan ada desakan politik sesudah tayangan jurnalis dari Pfizer serta BioNTech awal minggu ini untuk menyamai data dengan data mereka sendiri,” terang Wakil Direktur Institut Virologi Kampus Mainz, Bodo Plachter.

“Apa yang raib untuk sekarang ini ialah riset signifikansi statistik,” sambungnya, diambil dari France 24. Untuk pastikan tingkat kemanjuran vaksinnya, Pfizer menjelaskan akan meneruskan eksperimen sampai ada 164 masalah Covid-19.

Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang memberikan dukungan peningkatan Sputnik V, menjelaskan eksperimen akan bersambung sepanjang enam bulan.

Alexander Gintsburg, direktur Institut Gamaleya yang meningkatkan vaksin, menjelaskan hasil sesaat memperlihatkan jika Sputnik V efisien serta vaksinasi massal akan dikeluarkan di Rusia dalam beberapa minggu kedepan.

Bukan Pertandingan

Beberapa pakar menjelaskan, info mengenai design eksperimen Rusia itu sangat jarang hingga susah untuk menerjemahkan datanya. Beberapa periset sudah mengatakan kedukaan mengenai kecepatan vaksin Rusia, mengeluarkan vaksinasi massal saat sebelum eksperimen penuh untuk mengetes keamanan serta kemanjurannya usai.

“Ini bukanlah pertandingan. Kami memerlukan seluruh eksperimen untuk dikerjakan dengan standard setinggi kemungkinan serta penting jika persyaratan yang sudah diputuskan awalnya untuk meniadakan data eksperimen dipatuhi untuk menghindar ambil data yang tidak tepat,” terang profesor imunologi serta penyakit Kampus Edinburgh, Eleanor Riley.

“Apa saja yang kurang dari ini beresiko kehilangan keyakinan khalayak kesemua vaksin, yang bisa menjadi musibah.” Beberapa pakar menjelaskan jika seperti hasil Pfizer, belum terang berapakah lama kebal akan bertahan sesudah disuntik vaksin Rusia, atau berapa efektif vaksin itu untuk barisan umur yang lain.

“Kami tentu saja memerlukan penilaian periode panjang untuk memikat simpulan yang benar mengenai kemanjuran serta efek. Hal sama berlaku untuk nomor Pfizer serta BioNTech,” kata Plachter di Mainz.

Makna Kemenangan Joe Biden Untuk Dunia

Makna Kemenangan Joe Biden Untuk Dunia, Selama saat empat tahun Donald Trump memegang selaku Presiden Amerika Serikat (AS), jalinan AS dengan dunia berbeda cukup mencolok. Sekarang, sesudah kemenangan Joe Biden, diprediksikan jalinan AS dengan beberapa negara akan berbeda. Diambil dari situs BBC, berikut makna kemenangan Joe Biden untuk beberapa negara di dunia:

China

Jalinan AS dengan China lebih buruk dalam beberapa bulan akhir sesudah Trump mempersalahkan China atas wabah virus corona.

Beberapa riset memiliki pendapat pimpinan China saat ini kemungkinan sembunyi-sembunyi berasa sedih atas kemenangan Biden. Bukan lantaran mereka mencintai Trump, tapi sebab empat tahun kembali ia di Gedung Putih, dampak AS akan menurun. Mengadu domba dalam negeri, terisolasi di luar negeri – untuk Beijing, Trump nampaknya adalah perwujudan yang sudah lama ditunggukan serta diinginkan akan pengurangan kemampuan AS.

China kemungkinan coba cari keuntungan dalam Kemenangan Joe Biden untuk bekerja bersama dalam permasalahan besar seperti perombakan cuaca. Tapi ia janji untuk membenahi koalisi Amerika, yang kemungkinan bisa dibuktikan semakin lebih efisien dalam batasi tekad negara adidaya China dibanding pendekatan Trump sendiri.

Serta kemenangan Biden tawarkan rintangan lain untuk metode China yang tidak mempunyai kendalian demokratis. Jauh dari pengurangan nilai-nilai Amerika, pengalihan kekuasaan tersebut ialah bukti jika nilai-nilai itu bertahan.

India

India sudah lama jadi partner penting untuk AS, serta hari esok jalinan India serta AS diprediksikan tidak banyak berbeda. India tetap jadi sekutu penting dalam taktik Indo-Pasifik Amerika untuk batasi kebangunan China, serta dalam melawan terorisme global.

Kabarnya, chemistry individu di antara Biden serta Pertama Menteri India Narendra Modi dapat lebih susah diprediksikan. Trump mengendalikan diri tidak untuk mengomentari peraturan lokal polemis Modi – yang menurut beberapa orang mendiskriminasi Muslim di negara itu.

Sesaat Biden semakin lebih terang-terangan. Situs kampanyenya mengatakan pemulihan hak untuk seluruh orang di Kashmir, serta mengomentari Daftar Masyarakat Nasional (NRC) serta Undang-Undang Amandemen Kewarganegaraan (CAA) dua undang-undang yang memacu protes massal. Wakil Presiden dipilih Kamala Harris mempunyai darah India, yang melawan beberapa peraturan pemerintahan nasionalis Hindu.

Korea Utara

Peluang Kim Jong-un cenderung pilih Trump memegang empat tahun kembali. Ke-2 nya sempat berjumpa 2x, tatap muka dua pimpinan negara yang tidak pernah berlangsung awalnya. Tetapi tatap muka monumental itu tidak dibarengi hasil berarti.

Tidak ada faksi yang memperoleh apa yang mereka harapkan dari pembicaraan ini: Korea Utara lagi membuat persenjataan nuklirnya serta AS lagi menetapkan sangsi keras.

Kebalikannya, Joe Biden tuntut Korea Utara memperlihatkan kesediaannya untuk tinggalkan program senjata nuklirnya saat sebelum ia melangsungkan tatap muka dengan Kim Jong Un. Banyak riset yakin jika terkecuali team Biden mengawali perbincangan dengan Pyongyang sejak awal kali, menghangatnya jalinan ke-2 negara dapat kembali lagi berlangsung.

Kim kemungkinan pengin mengundang perhatian Washington dengan kembali lagi lakukan eksperimen rudal jarak jauh, tapi ia tidak mau tingkatkan kemelut supaya tidak terserang sangsi yang lebih berat kembali.

Korea Selatan sudah mengingatkan Korea Utara tidak untuk ambil jalan provokatif. Seoul kemungkinan terkadang kesusahan untuk bermasalah dengan Donald Trump – tapi Presiden Moon ingin akhiri perang 70 tahun di semenanjung Korea serta ia beri pujian Trump sebab mempunyai “keberanian” untuk berjumpa dengan Kim. Korea Selatan akan memantau dengan jeli tiap sinyal jika Biden siap lakukan hal sama.

Inggris

Mereka tidak nampak selaku sekutu alami: Joe Biden, Demokrat eksper, serta Boris Johnson, Brexiteer yang berlebihan.

Dalam menyaksikan bagaimana jalinan hari esok ke-2 pimpinan dapat berjalan, sebaiknya menimbang masa lampau. Terutamanya pada 2016, saat Trump benar-benar pemilihan presiden serta Inggris pilih untuk tinggalkan UE. Baik Joe Biden serta bosnya waktu itu, Barack Obama, tidak rahasiakan jika mereka lebih senang hasil lainnya di Brexit.

Manuver pemerintahan Inggris belakangan ini berkenaan dengan Brexit tidak berjalan baik dengan beberapa simpatisan penting Demokrat serta lobi Irlandia, terhitung presiden dipilih AS. Biden menjelaskan ia tidak biarkan perdamaian di Irlandia Utara jadi “korban Brexit” bila dipilih – mengatakan jika tiap persetujuan perdagangan AS-Inggris di hari esok akan tergantung pada penghormatan pada Kesepakatan Jumat Agung.

Trump sempat menyebutkan Boris Johnson “Britain Trump”. Biden nampaknya setuju, sempat disampaikan memvisualisasikan Johnson selaku “tiruan fisik serta emosional” Trump. Jadi mungkin Joe Biden awalannya lebih semangat untuk bicara dengan Brussel, Berlin atau Paris dibanding London. “Jalinan spesial” ini kemungkinan akan alami pengurangan rangking.

Tetapi, ke-2 pimpinan ini kemungkinan belum mendapati kecocokan. Ke-2 negara yang mereka memimpin, bagaimanapun, mempunyai jalinan diplomatik yang telah berjalan lama serta dalam – tidak kecuali di bagian keamanan serta intelijen.

Rusia

Joe Biden belakangan ini menyebutkan Rusia selaku “teror paling besar” untuk Amerika, yang didengar jelas dan keras di Moskow.

Kremlin mempunyai daya ingat yang panjang. Pada 2011, Wakil Presiden Biden disampaikan menjelaskan bila ia ialah Vladimir Putin, ia tidak mencalonkan diri kembali selaku presiden: itu akan berpengaruh jelek untuk negara serta dirinya. Presiden Putin tidak lupakan itu.

Biden serta Putin bukan pasangan yang pas di surga geo-politik. Moskow cemas kepresidenan Biden akan bermakna semakin banyak desakan serta lebih banyak sangsi dari Washington.

Beberapa pemerhati Rusia memprediksi pemerintah Biden, minimal, semakin lebih bisa diprediksikan dibanding Trump. Ini kemungkinan membuat lebih gampang untuk capai persetujuan mengenai beberapa masalah menekan, seperti New Start – kesepakatan penting pengurangan senjata nuklir AS-Rusia yang akan usai Februari kedepan.

Moskow pengin keluar dari zaman Trump serta coba membuat jalinan kerja dengan Gedung Putih yang baru. Tetapi tidak ada agunan berhasil.

Jerman

Jerman akan menghela napas lega berdasar hasil ini. Cuman 10 % orang Jerman yang memercayai Presiden Trump pada peraturan luar negeri, menurut Pew Research Center. Presiden Trump ditunjuk merongrong perdagangan bebas serta membedah lembaga multinasional yang dihandalkan Jerman secara ekonomi.

Perseteruannya dengan China sudah mengguncangkan exportir Jerman serta Trump mempunyai jalinan yang buruk sekali dengan Peluangelir Angela Merkel. Politisi serta pemilih Jerman dikejuti oleh stylenya yang kasar, pendekatannya yang tidak konservatif pada bukti, serta biasanya menyerbu industri mobil Jerman.

Meski begitu, AS ialah partner dagang paling besar Jerman serta jalinan transatlantik penting untuk keamanan Eropa. Ketidaksamaan peraturan penting di antara Washington serta Berlin tidak raib di bawah kepresidenan Biden. Tapi Berlin mengharap bisa bekerja dengan presiden yang menghargakan kerja sama multilateral.

Iran

Beberapa minggu saat sebelum pemilihan presiden, Presiden Trump menjelaskan dengan cukup percaya diri jika demikian dipilih kembali lagi, panggilan telephone pertama yang ia terima akan berawal dari beberapa pimpinan Iran yang minta untuk bertransaksi.

Panggilan telephone ke Trump – bila ia menang – tidak pernah berlangsung. Perundingan dengan pemerintah Trump mustahil dikerjakan untuk Iran; itu akan malu-maluin.

Di bawah Presiden Trump, sangsi AS serta peraturan desakan maksimal sudah membuat ekonomi Iran terbuncang. Trump memikat diri dari persetujuan nuklir. Tambah jelek kembali, ia memerintah pembunuhan Jenderal Qassim Sulaimani. Pembalasan sakit hati atas pembunuhan Sulaimani masih jadi jadwal penting barisan garis keras.

Dipilihnya Joe Biden membuat perundingan dengan pemerintahan AS semakin lebih gampang untuk Iran. Biden menjelaskan pengin memakai diplomasi serta kembali pada persetujuan nuklir dengan Iran.

Israel

Presiden Trump kuasai dua kutub Timur tengah. Ia usaha memberikan penghargaan serta mengkonsolidasikan sekutu regional tradisionil Amerika, sekalian menutup musuh-musuhnya di Teheran.

Presiden dipilih Biden akan berusaha untuk mengganti peraturan AS di Timur tengah, dengan pendekatan waktu ia masih memegang wakil presidennya Barack Obama: Kurangi kampanye “desakan maksimal” Trump pada Iran serta tergabung kembali lagi dengan persetujuan nuklir 2015 yang ditinggal oleh Gedung Putih 2 tahun kemarin.

Potensial itu membuat takut Israel serta beberapa negara Teluk seperti Arab Saudi serta UEA. Seorang menteri Israel menjelaskan dalam menyikapi peluang kemenangan Biden jika peraturan itu akan usai dengan “konfrontasi Israel-Iran yang kejam, sebab kami akan diminta untuk melakukan tindakan”.

Hasilnya secara menegangkan geser pendekatan AS pada perselisihan Israel-Palestina. Gagasan Trump dilihat benar-benar memberikan keuntungan Israel serta memberikannya peluang untuk mencaplok sisi Pinggir Barat yang ditempati. Itu dibatalkan untuk persetujuan monumental untuk membuat jalinan di antara Israel serta beberapa negara Arab.

Dorongan untuk “normalisasi” regional peluang tetap akan bersambung di bawah Biden, tapi ia kemungkinan coba perlambat pemasaran senjata AS yang polemis ke Teluk serta peluang akan cari semakin banyak konsesi Israel. Aneksasi saat ini nampaknya terang tidak diulas serta Biden akan berkeberatan dengan pembangunan permukiman Israel selanjutnya.

Jalan keluar dua negara akan kembali lagi digaungkan, tapi kesempatan untuk membuat beberapa perkembangan dalam proses perdamaian Israel-Palestina yang nyaris mati itu nampak tipis.

Beberapa Pimpinan Dunia Sekutu Dekat AS Katakan Selamat Untuk Joe Biden

Beberapa Pimpinan Dunia Sekutu Dekat AS Katakan Selamat Untuk Joe Biden, Kemenangan Joe Biden selaku Presiden Amerika Serikat dipilih disongsong baik dengan perkataan selamat bahkan juga penawaran kerja sama oleh beberapa pimpinan dunia yang disebut sekutu AS.

“Saya menunggu kerja sama di hari esok dengan Presiden Biden, pertemanan transatlantik kita tidak terpindahkan bila kita pengin kuasai rintangan besar di era kita,” sebut Peluangelir Jerman Angela Merkel dalam satu pengakuan di Twitter, diambil dari Reuters.

Pertama Menteri Kanada Justin Trudeau menjelaskan, ia mengharap untuk menangani “rintangan paling besar dunia” dengan pemerintah baru terhitung perombakan cuaca, permasalahan yang dipermasalahkan oleh beberapa negara dengan Trump.

Pertama Menteri Inggris, Boris Johnson yang mempunyai jalinan baik dengan Trump, mengusung topik perombakan cuaca dalam memberikan selamat ke Biden.

“AS ialah sekutu paling penting kita serta saya mengharap bisa bekerja bersama secara kuat dalam fokus bersama kita, dari perombakan cuaca sampai perdagangan serta keamanan.”

Amerika sudah pilih Presiden mereka, banyak yang perlu kita kerjakan untuk menangani rintangan ini hari, silahkan bekerja bersama!” Presiden Prancis Emmanuel Macron tweeted.

Irlandia serta India ikut berbahagia serta menyampaikan selamat untuk dipilihnya Joe Biden serta pasangannya Kamala Haris.

“Irlandia senang dengan dipilihnya Joe Biden, sama dengan kami senang dengan seluruh angkatan wanita serta pria Irlandia dan leluhur mereka yang usaha keras serta kejeniusannya sudah membuat bertambah keberagaman yang perkuat Amerika,” terang Pertama Menteri Micheal Martin dalam satu pengakuan.

“Keberhasilan Anda benar-benar bermakna serta adalah kebanggaan yang besar sekali bukan hanya untuk beberapa anak Anda, dan juga untuk semuanya orang India-Amerika,” catat Modi, memakai bahasa Tamil untuk panggilan “bibi” yang dipakai Harris saat ia penyalonannya selaku calon wakil presiden.

Teror Untuk Sayap Kanan

Mesir, salah satunya sekutu paling besar Washington di Timur tengah, memberikan selamat ke Biden, seperti Lebanon, yang mempunyai jalinan yang buruk sekali dengan Amerika Serikat.

Saat itu, wakil perdana mentri sayap kiri Spanyol Pablo Iglesias malah menjelaskan kekalahan Trump akan membuat sayap kanan menurun di penjuru dunia.

“Trump ditegaskan kalah dalam penyeleksian, ini ialah berita baik untuk planet ini, sebab sayap kanan global kehilangan asset politik paling kuatnya,” kata Iglesias.

Menjelang Pemilu AS, Beberapa Pemilih Menghadapi Bermacam Gertakan

Menjelang Pemilu AS, Beberapa Pemilih Menghadapi Bermacam Gertakan, Saat pemilih Amerika siap-siap ke arah TPS untuk 3 November, teror desakan serta gertakan dibagi dengan semakin makin tambah meluas di sosial media.

Tahun ini, beberapa pemilih hadapi teror pengerahan milisi, kampanye luar tempat dekat TPS, serta blokade jalan raya oleh mobil berbendera.

Pemantau France 24 bicara dengan Wakil Presiden Eksekutif Komite Advokat untuk Hak Sipil Berdasar Hukum, Damon Hewitt, mengulas teror penting untuk penyeleksian yang adil di AS tahun ini.

Komite Advokat mengurus hotline 866-OUR-VOTE, hotline pemilih non simpatisan paling besar di AS. Menjelang Pemilu AS Semenjak Juli, mereka sudah terima lebih dari 100.000 panggilan, 2x lebih beberapa dari tahun penyeleksian awalnya. Hewitt memprediksi kenaikan ini sebab ada perombakan mekanisme penyeleksian sepanjang wabah Covid-19.

“Kami menyaksikan banyak panggilan yang terkait dengan ketidaktahuan mengenai mangkirsi atau pengambilan suara lewat surat, sebab ketentuan berbeda. Ada litigasi yang tengah berjalan oleh beberapa orang yang pengin batasi demokrasi dengan batasi seberapa banyak orang yang bisa pilih, atau apa opsi mereka untuk pilih, atau bagaimana mereka bisa memberikan surat suara mereka. Kami terima telephone mengenai peluang masalah gertakan pemilih, di mana beberapa orang yang mempunyai senapan panjang dalam tempat pengambilan suara, atau kedatangan polisi yang tidak patut dalam beberapa masalah,” terangnya.

Gertakan di Texas

Akhir minggu saat sebelum Hari Penyeleksian di AS diikuti dengan pengerahan simpatisan calon presiden petahana Donald Trump. Konvoi jalan raya nampak di beberapa kota. Menjelang Pemilu AS

Di Texas, simpatisan Trump memakai kendaraan mereka melingkari bis kampanye calon presiden Demokrat Joe Biden untuk 31 Oktober. Team kampanye Biden memberikan laporan konvoi itu coba perlambat bis serta meminggirkannya dari jalan raya. Claim ini sedang diselidik FBI.

Video konvoi dibagi semakin makin tambah meluas di dunia maya, dengan beberapa simpatisan Trump menunjuk bis itu usaha supaya kendaraan di jalan itu minggir. Untuk 1 November, jalan raya di New York and New Jersey ditutup oleh kelompok kendaraan yang dihias bendera by “Trump 2020”.

Untuk 20 Oktober, seorang polisi Miami didisiplinkan sebab kenakan masker “Trump 2020” ke TPS kenakan seragam. Saat itu, beberapa laporan gertakan ada sesudah Trump minta beberapa pendukungnya untuk memantau TPS.

Menurut Hewitt, perlakuan itu dapat berpengaruh untuk pemilih walau tidak ada langsung di seputar TPS.

“Untuk pemilih, menyaksikan kedatangan seperti itu diperjalanan ke TPS, pasti dapat mengancam. Ini membuat Anda berasa seorang memerhatikan Anda serta mereka mengidentifikasi siapa Anda. Kami sudah dengar beberapa contoh sepanjang pengambilan suara awalnya dari beberapa orang yang menjelaskan jika ada seorang di TPs yang menulis catatan mengenai tiap pergerakan mereka, bahkan bisa saja ambil photo atau record video. Serta itu, sudah pasti, membuat orang tidak tenteram, jika mereka akan terserang,” terangnya.

1 barisan milisi sayap kanan yang diketahui selaku Penjaga Sumpah sudah janji untuk “membuat perlindungan Trump” di TPS di hari pencoblosan. Di Florida, laporan simpatisan Trump membawa senjata di dekat TPS memacu kecemasan.

Barisan milisi sudah ada lama, tapi tahun ini, lebih dari beberapa tahun yang lain, kegiatan mereka sendiri bertambah berkenaan dengan penyeleksian. Menurut Hewitt, strategi gertakan pemilih semacam ini sebetulnya dapat bersimpangan dengan dampak yang diharapkan:

“Kami ketahui (di AS) jika gertakan pemilih serta pencabutan hak pemilih bukan hal baru. Ini telah berjalan lama,” terangnya.

“Sisi dari pemilih yang kemungkinan hadapi strategi gertakan adalah sisi dari pemilih yang kemungkinan sangat terpacu untuk memberi suara. Apa yang menurut kami bisa menjadi dampak dari strategi gertakan ini bukan untuk mematikan suara, tapi sebetulnya mempunyai dampak yang lain, untuk betul-betul tingkatkan keterkaitan pemilih, keterlibatan pemilih serta pemberian suara yang sebetulnya. Itu yang kami harap,” ujarnya.

Survei Negara Sangat Aman di Dunia, Indonesia Posisi Berapakah?

Survei Negara Sangat Aman di Dunia, Indonesia Posisi Berapakah?, Jajak opini terkini yang dilaksanakan instansi survey Gallup mencatat beberapa negara teraman di dunia.

Menurut survey Gallup, Singapura tetap jadi negara teraman di dunia serta Indonesia, Arab Saudi, masuk di 10 besar.

Diambil dari situs Al Arabiya, Index Hukum serta Keteraturan 2020 Gallup menghitung pemahaman orang mengenai bagaimana keamanan mereka sendiri di 144 negara penjuru dunia, berdasar pertanyaan mengenai keyakinan untuk polisi lokal, rasa aman waktu berjalan sendirian pada malam hari, serta frekwensi serangan, penjambretan, dan perampokan.

Pertanyaan yang disodorkan peserta survey itu yaitu,Survei Negara Sangat Aman Apa Anda merasakan aman berjalan sendirian pada malam hari di kota atau wilayah tempat Anda tinggal? Sepanjang 12 bulan akhir, apa Anda sempat terserang atau dirampas? Di kota atau wilayah rumah Anda, apa Anda yakin untuk kepolisian di tempat?.

Indonesia

Berdasar pertanyaan itu hasil yang didapatkan ialah Singapura tempati status paling atas dalam index keseluruhnya, sama seperti yang berlangsung untuk beberapa tahun awalnya dengan Turkmenistan menempati urutan kesatu. China di posisi ke-2 , sesaat Islandia serta Kuwait di posisi ke-3 .

Urutan ke-4 dihuni oleh Uni Emirat Arab bersama-sama dengan Austria, Norwegia, Swiss, serta Uzbekistan dengan 92 % komunitas beberapa negara itu menjelaskan jika mereka merasakan aman.

Arab Saudi ada di posisi ke-7 , diikuti dengan Mesir serta Indonesia. Seputar 89 % masyarakat di beberapa negara ini menjelaskan mereka merasakan aman, dibanding dengan 85 % di AS, serta 83 % di Inggris.

Sedang Venezuela, negara Gabon di Afrika tengah, serta Afghanistan tempati rangking 3 negara di mana warganya berasa sekurang-kurangnya aman antara mereka yang disurvey.

Afrika Selatan, Venezuela, Gabon, dan Afghanistan ada di posisi terikuth dalam perincian. Cuman ada 29 % masyarakat Venezuela, serta cuman 12 % masyarakat Afghanistan yang menjelaskan mereka merasakan aman berjalan sendirian saat malam hari.

AS Sebutkan China “Teror Sangat Berat” Untuk Masa Depan Kebebasan Berlagakma

AS Sebutkan China “Teror Sangat Berat” Untuk Masa Depan Kebebasan Berlagakma, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo menjelaskan China ialah “teror sangat berat” untuk hari esok kebebasan berlagakma. Ini ialah gempuran verbal terbaru untuk Beijing sepanjang kunjungannya ke Asia.

Pompeo berkunjung ke beberapa negara Asia minggu ini yang diawali pada India, Sri Lanka, Maladewa, Indonesia, serta Vietnam.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Pompeo menyentuh tindakan China pada minoritas Muslim Uighur.

“Teror paling berat untuk hari esok kebebasan berlagakma ialah perang Partai Komunis China pada seluruh agama: Muslim, Buddha, Kristen, serta penganut Falun Gong,” terangnya dalam pidatonya waktu mendatangi acara GP Anshor di Jakarta untuk Kamis, diambil dari Alarabiya.

“Partai Komunis China ateis sudah coba memberikan keyakinan dunia perlakuan beringasnya pada Muslim Uighur di Xinjiang untuk melawan terorisme atau mengentaskan kemiskinan,” sambungnya.

Beberapa barisan HAM menjelaskan, lebih dari 1 juta Uighur ditahan di kamp-kamp di daerah barat laut Xinjiang, selaku usaha Beijing memaksakan integratif warga serta mengambil peninggalan Islam masyarakat di tempat.

China menyanggah hal itu serta menyebutkan kamp-kamp itu ialah pusat vokasi yang mengajar beberapa ketrampilan untuk menahan radikalisme Islam susul beberapa gempuran.

“Tetapi kita ketahui jika tidak ada justifikasi melawan terorisme waktu memaksakan Muslim Uighur mengonsumsi babi sepanjang Ramadan, atau menghancurkan penyemayaman Muslim,” terang Pompeo.

“Tidak ada justifikasi pengentasan kemiskinan untuk pemaksaan KB, atau menghindari beberapa anak dari orangtua mereka untuk dididik kembali lagi di sekolah berasrama yang diurus negara.”

Pompeo menampik apakah yang dikatakannya selaku “cerita fenomenal mengenai Uighur berbahagia”-nya Beijing.

“Partai Komunis China sudah usaha memberikan keyakinan masyarakat Indonesia beralih dari saudara Muslim Anda yang menanggung derita. Tanya hati Anda. Saksikan bukti,” katanya.

“Pikir mengenai apakah yang Anda kenali mengenai bagaimana pemerintahan otoriter perlakukan mereka yang menampik ketentuannya.”

China ialah partner dagang paling besar Indonesia serta kritikan di negara Asia Tenggara itu atas tindakan Beijing pada Uighur sudah dibungkam.

Riset Obat Anti-body Lilly Covid-19 Dipastikan Tidak berhasil

Riset Obat Anti-body Lilly Covid-19 Dipastikan Tidak berhasil, Petinggi pemerintahan AS akhiri lebih cepat studi yang mengetes obat anti-bodi Eli Lilly untuk beberapa orang yang dirawat di dalam rumah sakit dengan Covid-19 sebab nampaknya tidak menolong mereka.

Pemantau mandiri sudah hentikan sesaat registrasi dalam riset ini 2 pekan kemarin sebab peluang permasalahan keamanan.

Tapi di hari Senin, Institut Nasional Alergi serta Penyakit Menyebar, yang mensponsori riset itu, menjelaskan jika penilaian lebih dekat tidak mengonfirmasi permasalahan keamanan tapi mendapati kecil kemungkinan jika obat itu akan dapat dibuktikan berguna untuk pasien yang dirawat di dalam rumah sakit.

Ini ialah kemerosotan untuk satu diantara pendekatan penyembuhan sangat prospektif untuk Covid-19. Presiden Donald Trump terima obat uji cobatal 2 anti-bodi sama dari Regeneron Pharmaceuticals Inc. pada kondisi genting saat ia sakit karena virus corona awalnya bulan ini.

Dalam pengakuannya, Lilly menulis jika pemerintahan meneruskan studi terpisah yang mengetes Obat Anti-body untuk pasien yang sakit enteng sampai sedang, untuk coba menahan rawat inap serta penyakit kronis. Perusahaan meneruskan studinya sendiri untuk mengetes obat itu, yang tengah ditingkatkan bersama-sama perusahaan Kanada AbCellera. Begitu seperti diambil Associated Press.

Anti-bodi ialah protein yang dibikin sama badan waktu berlangsung infeksi; mereka melekat untuk virus serta menolongnya dihilangkan. Obat uji cobatal ialah versus terkonsentrasi dari 1 atau 2 anti-bodi detil yang kerja terbaik menantang virus Corona di laboratorium serta test hewan.

Produsen Lilly serta Regeneron sudah minta Tubuh Pengawas Obat serta Makanan AS untuk memberi otorisasi pemakaian genting untuk obat mereka untuk Covid-19 sesaat studi step akhir lagi bersambung. Lilly menjelaskan permohonannya didasari di hasil yang lain memperlihatkan jika obat itu menolong pasien yang tidak dirawat di dalam rumah sakit, serta tetap akan minta izin FDA untuk pemakaian genting.

China Awasi 6 Tempat AS Dengan Memperketat Kriteria Baru

China Awasi 6 Tempat AS Dengan Memperketat Kriteria Baru, Beijing batasi 6 tempat AS yang mempunyai cabang di China, satu cara balasan sesudah Washington menandai beberapa tempat China selaku visi asing minggu kemarin.

6 tempat yang di batasi yakni ABC, The Los Angeles Times, serta Newsweek yang perlu memberikan info detail berkaitan karyawan, keuangan, serta perumahan tempat operasi mereka di China.

Perincia info harus diberikan ke pemerintahan dalam kurun waktu 7 hari. Ini dikatakan jubir Kementerian Luar Negri China, Zhao Lijian pada Senin.

Tempat yang lain di batasi yang harus juga di patuhi kriteria baru ini yakni Minnesota Public Radio (MPR), Bureau of National Affairs, serta fitur story News. Bureau of National Affairs, yang di ketahui dengan Bloomberg Indusrty Group, menyediakan informasi hukum serta peraturan yang sejumalah profesional industri.

Diambil dari South China Morning Post, Zhao mejelaskan, perlakuan itu adalah tanggapan atas penmpilan Washington untuk mengambil pemberian label 6 tempat China selaku visi asing minggu kemarin. Ini sempat juga difungsikan untuk tempat lain pada Juni kemarin.

Pemberian label selaku perwakilan atau visi asing bermakna karyawan tempat harus mendaftarkan selaku “agen asing”, sama yang di haruskan untuk beberapa diplomat.

Zhao menjelaskn, perlakuan AS “benar-benar menghancurkan” rekaman jejak serta kekuatan China, menambah jika perlakukan itu sudah benar-benar mengusik transisi budaya China-AS serta ungkap kemunafikan yang disebutkan ‘kebebasan pers’ yang di tampilkan oleh Amerika Serikat”.

Seorang perwakilan MPR benarkan faksinya terima keinginan info tentang unit pasar Shanghai, program radio usaha serta ekonomi terkenal yang dipunyainya. Departemen Luar Negro AS serta tempat informasi yang lain tidak menyikapi keinginan tanggapoan.

Dari 6 tempat yang harus isi kriteria baru, bebarapa tempat belakangan ini mengeluarkan laporan mengenai beberapa masalah yang paling peka di China. Awasi 6 Tempat AS Los Angeles Times membuat penjelasan dalam berkaitan bangunan Presiden China Xi Jinping. Serta waktu mengulas protes di Mongolia dalam untuk edisi September, seorang wartawan Los Angeles Times ditahan serta di serang denganĀ  fisik oleh polisi, kata media massa itu.

Sekejap sebelumnya informasi pemerintahan China untuk Senin, tempat lain yang di rencanakan, Newsweek, mengeluarkan artikel intrograsi yang mendakwa usaha terkoordinasi Partai Komunis China untuk menabur kegelisahan sosial yang di AS mendekati pilpres.

ABC menyiarkan program yang gawat dalam kebijaksanan pemerintahan China, terhitung interview dengan famili yang tinggal di AS dari mereka yang di percaya terjebak dalam perlakuakan keras Beijing pada Muslim Uighur serta barisan etnis minoritas yang lain di barat lau China.

Informasi yang terkini dari rangkaian perlakuan balas sakit kasih dengan Beijing serta Washington yang batasi kebebasan semasingĀ  reporter asing.

Ketika ketegangan bilateral semakin menghangat di tengah-tengah wabah virus corona, Beijing menyingkirkan kerespomam dari unit 3 media massa penting AS di China serta tingkatkan beban ketentuan untuk belasan substansi tempat Amerika.

Di lain sisi, Washington sudah dengan paksa kurangi jumlah karyawan untuk beberapa unit tempat pemerintahan China, memotong periode tinggal yang dibolehkan untuk memegang visa keresponan China serta menandai belasan tempat China selaku artis negara.