Periset Novichok Rusia Meminta Maaf ke Tokoh Oposisi Alexei Navalny

Periset Novichok Rusia Meminta Maaf ke Tokoh Oposisi Alexei Navalny

Periset Novichok Rusia Meminta Maaf ke Tokoh Oposisi Alexei Navalny
Seorang periset yang terjebak dalam program rahasia Soviet untuk membuat toksin syaraf Novichok mohon maaf pada politisi oposisi Rusia Alexey Navalny, yang sedang dalam proses pengobatan di Jerman sesudah diracun.

Vil Mirzayanov, seorang pakar kimia yang pertama-tama mengutarakan peningkatan Novichok, dalam satu interviu dengan tv Rusia Rain pada Sabtu malam sampaikan, ia ingin mohon maaf pada Navalny sesudah Jerman menjelaskan sudah mendapatkan “bukti jelas” ia diracun dengan Novichok.

Navalny memvisualisasikan tanda-tanda yang dialaminya sesudah tidak sadarkan dalam satu penerbangan pada 20 Agustus lantas, termasuk juga tidak dapat menyusun kata, menjelaskan ia masih berupaya tuangkan satu gelas air serta memakai hp.

Novichok Rusia Meminta Maaf “Saya sampaikan permintaan maaf saya sebesar-besarnya pada Navalny atas bukti jika saya terjebak dalam kasus kejahatan ini, mengembangakan zat ini yang dipakai untuk meracuninya,” jelas Mirzayanov, diambil dari Aljazeera, Senin (21/9).

Mirazayanov sekarang ini tinggal di AS serta membuat artikel pertama peningkatan Novichok pada 1990-an.

Jerman sampaikan uji laboratorium di tiga negara sudah pastikan Navalny diracun dengan satu toksin syaraf Novichok, serta beberapa pemerintah negara Barat sudah minta keterangan Rusia.

Keinginan maaf Mirzayanov ada waktu periset yang lain kerja dalam program rahasia itu menyanggah Navalny diracun dengan Novichok. Mirzayanov meramalkan Navalny selanjutnya akan pulih.

“Navalny perlu bersabar tetapi selanjutnya, ia semestinya sehat,” katanya, meramalkan pengobatan akan memerlukan waktu “hampir satu tahun”.

Ia memprediksi Navalny kemungkinan masukkan toksin dengan cara oral, sebab ia tidak menyebarkan ke lainnya.

Pengakuan ini melawan opini periset yang lain yang kerja untuk Novichok, Vladimir Uglev, yang sampaikan pada situs Proyekt investigative jika Navalny masih hidup peluang sebab toksin cuma sentuh sisi kulit.

Beberapa ajudan Navalny mengumumpulkan beberapa barang dari kamar hotel Navalny di kota Tomsk, Siberia serta mengirimnya ke beberapa ahli di Jerman yang mendapatkan Novichok dalam botol air mineral.

Periset Rusia, Leonid Rink, yang disebutkan media pemerintah kerja dalam program peningkatan Novichok, mencerca pengakuan Mirzayanov.

Pada kantor kabar RIA Novosti, Rink menjelaskan Mirzayanov, waktu ia kerja di pusat riset yang serupa, ia ialah seorang pakar kimia “biasa” yang tidak terjebak langsung dalam pengerjaan Novichok.

“Ia tidak ada hubungannya dengan penciptaan Novichok,” tutur Rink, memberikan tambahan Mirzayanov tidak dapat mengenali “dampak biologisnya”. Rink memiliki pendapat, bila Novichok dipakai pada Navalny, pimpinan oposisi itu telah mati.

“Ia tidak akan selamat bila itu Novichok,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *