Rupiah Di Perhitungkan Tembus 17.500 per Dolar AS di Masa Pandemi?!!

Jakarta  РPresiden Joko Widodo menargetkan nilai tukar akan bergerak di kisaran Rp 14.600 per USD pada 2021. Hal ini diungkapkan Jokowi dalam membaca rancangan anggaran 2021 Nota Keuangan.

Sebagai tanggapan, peneliti INDEF, Bhima Yudhistira menilai tujuan pemerintah cukup optimis. Hal itu benar bahwa Pemerintah belum rasa krisis bahwa ekonomi global masih cukup berisiko.

Rupiah Di Perhitungkan Tembus 17.500 per Dolar AS di Masa Pandemi?!!

Rupiah Di Prediksikan Tembus 17.500 per Dolar AS di Masa PandemiSedangkan kondisi pandemi ini masih merupakan resiko tinggi yang dapat menyebabkan nilai tukar istirahat tingkat Rp Rp 15.500 untuk 17.500 per dolar.

Bhima mengatakan, kondisi ini dapat terjadi karena realisasi investasi asing dan pariwisata masih rendah. Sebagai kinerja ekspor masih lemah. Kemudian pendek adalah dengan mencetak utang baru.

“Jadi, bagaimana diandalkan dicetak utang publik,” katanya.

Dia lebih jauh menjelaskan bahwa penambahan kebijakan baru utang tidak berkelanjutan. Selain itu, rencana ekspansi dari defisit anggaran menjadi 5,5 persen dari PDB. Namun, pelebaran defisit adalah untuk memperkuat nilai tukar.

“Big cukup dana, itu digunakan sebagai strategi untuk memperkuat rupiah,” katanya.

Utang eksternal (ED) meningkat di Indonesia. utang luar negeri Indonesia pada akhir kuartal kedua 2020 mencapai 408.600.000.000 dolar, setara dengan Rp 6086000000000000 (kurs 14.917 rupiah terhadap dolar AS).

Utang terdiri dari sektor publik utang luar (pemerintah dan Bank Sentral) sebesar USD 199.300.000.000 dan utang luar sektor swasta (termasuk perusahaan publik) sebesar USD 209.300.000.000.

Dari laporan Bank Indonesia, Jumat (14/08/2020), utang Indonesia meningkat 5 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan sebelumnya kuartal 0,6 persen (yoy).

Kenaikan ini disebabkan oleh operasi penarikan utang luar negeri bersih, pemerintah dan ULN swasta. Selain itu, penguatan rupee terhadap dolar AS juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan utang luar nilai rupee mata.

Utang publik naik dari kuartal sebelumnya. Posisi utang luar negeri pemerintah pada akhir kuartal kedua 2020 sebesar 196.500.000.000 dolar AS, naik 2,1 persen (yoy), setelah kuartal sebelumnya dikontrak 3,6 persen (yoy).

pemerintah meningkatkan ULN terjadi sebagai penerbitan Sukuk global untuk mencapai tujuan pendanaan, termasuk seri Green Sukuk mendukung pembiayaan perubahan iklim.