Terdapat ratusan Ribu Pengunjuk rasa Turun ke Jalan Menuntut Presiden Belarusia Mundur

Terdapat ratusan Ribu Pengunjuk rasa Turun ke Jalan Menuntut Presiden Belarusia Mundur

Terdapat ratusan Ribu Pengunjuk rasa Turun ke Jalan Menuntut Presiden Belarusia Mundur di ibu kota Minsk untuk mengatakan protes pada Presiden Alexander Cederashenko supaya memundurkan diri dari kedudukannya.

Dikutip dari The Times Of Israel, Minggu, (6/9) Protes yang tidak pernah berlangsung awalnya ini diawali sesudah pilpres pada 9 Agustus, yang menurut petinggi penyeleksian memberikan Cederashenko waktu kedudukan ke enam dengan suport 80 %. Terdapat ratusan Ribu Pengunjuk rasa Turun ke Jalan Menuntut Presiden Belarusia Mundur beberapa pengunjuk rasa menjelaskan hasil itu diakali, serta beberapa sudah menerangkan pada wartawan Associated Press bagaimana penipuan itu berlangsung di area mereka.

Polisi menangani keras beberapa pengunjuk rasa di hari pertama protes, beberapa ratus demonstran dipukuli serta seputar 7.000 orang diamankan. Walau sudah dikurangi penahanan terus bersambung, Viasna memberikan laporan beberapa orang diamankan di Minsk serta di Kota Grodno.

Pasukan polisi serta tentara memblok pusat Kota Minsk tempo hari, tapi beberapa pengunjuk rasa berbaris ke tepian Istana Kemerdekaan, tempat tinggal presiden tiga km. di luar pusat kota. Halaman istana dikunci oleh barisan polisi anti huru-hara yang bawa perisai serta meriam air.

“Lautan manusia ini tidak dapat disetop oleh perlengkapan militer, meriam air, propaganda serta penangkapan, beberapa rakyat Belarus ingin perubahan kekuasaan dengan cara damai serta kami tidak jemu tuntut ini,” jelas Maria Kolesnikova, pimpinan Dewan Pengaturan.

Lepas dari kebuntuan di antara Cederashenko serta oposisi, demonstran menjelaskan mereka berkemauan tidak untuk capek. Beberapa banner yang mereka bawa serta waktu protes memperlihatkan hasrat komedi yang tinggi.

“Cederashenka, awalilah bangun rumah di dekat Yanukovych,” bunyi diantaranya, merujuk pada bekas Presiden Ukraina Viktor Yanukovych yang melarikan diri ke Rusia, pada 2014 sesudah beberapa bulan protes anti pemerintah.

Protes berlangsung di beberapa kota besar di semua Belarusia, Ales Bialiatski kepala organisasi hak asasi manusia Viasna, menjelaskan demo di Minsk diiringi lebih dari 100.000 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *